Kendal Seksi untuk Investasi

August 02, 2018

Rosyid Ridho suaramerdeka.com - 27/8/2018 - 16.24 WIB

Dirut PT Jasamarga Semarang Batang, Arie Irianto, memberikan paparan tentang pembangunan Tol Batang-Semarang dalam Talkshow Pilihlah Kendal sebagai Kota Investasimu yang digelar Kadin Kendal di pendapa kabupaten.

KENDAL, suaramerdeka.com – Kendal merupakan salah satu kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dilihat secara geografis letaknya sudah sangat seksi untuk investasi. Tidak sedikit calon investor yang ingin menanamkan investasinya di kabupaten yang berada di sebelah barat Kota Semarang. 

Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur mengemukakan hal itu pada talkshow bertema Pilihlah Kendal sebagai Kota Investasimu yang digelar Kadin Kendal di pendapa kabupaten, Senin (27/8). Selain Masrur Masykur sebagai pembicara lainnya yaitu Dirut PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Arie Irianto, dan artis sinetron sekaligus pengusaha Roemah Kopi Adly Fairuz. 

Masrur mengatakan, calon investor banyak yang berminat menanamkan investasi di Kendal, karena beberapa faktor. Pertama yakni UMR yang terhitung masih murah, situasi yang kondusif, dan banyaknya potensi alam yang bisa dikembangkan. 

‘’Tidak sedikit investor yang ingin berinvestasi di Kendal. Saat ini Kendal sudah terdapat Kawasan Industri Kendal (KIK) di Kaliwungu. Selain itu, investor dari Tiongkok yang hendak membangun pabrik baja di Kecamatan Patebon,’’ kata dia. 

Namun, kata dia, masyarakat harus siap menghadapi persaingan di masa mendatang. Warga Kendal jangan sekadar menjadi penonton. Mereka harus siap bersaing, karena bakal banyak tenaga asing masuk, termasuk menerima suku dan budaya dari luar. ‘’Pemkab sedang mempersiapkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) untuk pertumbuhan investasi di Kendal,’’ terangnya. 

Dirut JSB, Arie Irianto, menambahkan, pembangunan jalan tol Semarang-Batang merupakan konsorsium dari dua BUMN, yakni PT Jasa Marga Tbk dan PT Waskita Karya Tbk. Jalan Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa. ‘’Kendala yang kami hadapi pengadaan lahan. Ketika kami melakukan penandatanganan kontrak, pengadaan lahan baru 15 persen dari yang dibutuhkan,’’ kata dia. 

Menurut dia, keberadaan Tol Batang-Semarang, di masa mendatang tidak akan mematikan sektor perekonomian. Keberadaan tol justru sebagai pendukung meningkatkan ekonomi daerah. ‘’Di sejumlah daerah, keberadaan tol mampu mengangkat sektor perekonomian,’’ tuturnya. 

Ketua Kadin Kendal, Cahyanto, mengatakan, Kadin Kendal ibarat sebuah payung besar yang mewadahi para asosiasi, termasuk anggotanya yang ada di Kabupaten Kendal. 

‘’Kadin Kendal siap bersinergi dengan pemerintah untuk mendukung program pembangunan di Kabupaten Kendal. Kami berharap bisa memberikan sumbangsih terhadap Kendal,’’ harap Cahyanto.